Vanda sp.

photo 01 photo 02 photo 03

Aku berasal dari tengah rimba belantara kalimantan, bukan dari hutan pinggiran kota atau produk Taiwan sana
Tempat hidupku di dahan pohon rindang yang tinggi menjulang, bukan di padang ilalang, semak belukar atau di rawa
Bungaku elok dengan semerbak wangi lembut menggoda
Tak genap tiga purnama mekarku pasti datang lagi untuk menyapa
Aku termasuk salah satu bunga yang mampu berlama-lama menebar pesona
Sekarang kau tataplah bungaku sekali lagi…,
bukankah aku tak pantas disebut si buruk rupa dan tak layak dikata sebagai tanaman tak berharga
Tapi mengapa…, aku masih dipandang sebelah mata.
Karena sampai saat ini belum ada yang menyebutku dengan sebuah nama pilihan istimewa
Kata orang aku berjenis vanda dengan tambahan ‘sp’ di ujungnya
Kalau ini memang betul tentu aku jadi iri dengan dearei, limbata, sumatrana bahkan dengan si bungsu metusalae yang lebih dulu dikenal dunia
Tapi……., apa betul bentuk bungaku tak beda jauh dengan mereka.?!